Seksi perlengkapan.blogger.com
DASAR-DASAR KEPEMIMPINAN
Sabtu, 30 Januari 2016
Jumat, 26 September 2014
FUNGSI KEPEMIMPINAN DAN ETIKA KEPEMIMPINAN
FUNGSI KEPEMIMPINAN
Fungsi kepemimpinan adalah menggerakkan orang yang dipimpin menuju tercapainya tujuan. Agar dapat menanamkan kepercayaan kepada orang lain yang di pimpinya dan menyadarkan bahwa mereka mampu berbuat sesuatu dengan baik.
Selain itu, Pemimpin harus memiliki pikiran,tenaga dan kepribadian yang dapat menimbulkan kegiatan dalam hubungan antar manusia.
antara lain ;
SIFAT
Sifat-sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin pada umumnya ialah bijaksana,cerdas,rasional,adil,kritis,jujur,sabar,bertanggung jawab dan sebagainya.
SIKAP / PRILAKU
Pemimpin yang baik perlu juga menentukan/memilih sikap atau perilaku yang sesuai dengan keadaan, tetapi memiliki sifat yang tersirat dalam butir-butir pancasila, yang harus dibina.
berikut ini kita pelajari juga hasil penyusunan dua pakar :
Robert tannenbaum dan Warren H.schmidt
Berupa satu model rangkaian perilaku kepemimpinan, yang dapat membantu kita dalam menentukan sikap/prilaku tertentu yang sesuai dengan keadaan. Keadaan tersebut mengacu pada kadar kemampuan pemimpin dan kemampuan orang yang dipimpin untuk bekerjasama.
ETIKA KEPEMIMPINAN
Dapat diartikan sebagai suatu kaidah atau peraturan tidak tertulis yang harus dipahami oleh seorang pemimpin agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, dilandasi oleh kriteria :
- Selalu melandaskan diri pada nilai-nilai etis
- Memiliki satu atau beberapa kelebihan dalam beberapa pengetahuan, keterampilan, sosial, teknis maupun pengalaman
- Mampu melakukan kewajiban dan tugas dengan baik
- Memiliki sifat dewasa dan susila sehingga bertanggung jawab secara etis (kesulitan,kebaikan), maupun membedakan hal yang baik dan buruk serta memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi
- Memiliki kemampuan pengendalian diri yaitu mengendalikan pikiran, emosi, keinginan dan segenap perbuatan yang disesuaikan dengan norma-norma/kaidah-kaidah kebaikan
- Mentaati perintah-perintah dan larangan-larangan.
Rangkuman
Kepemimpinan pada hakekatnya merupakan suatu proses edukatif.
Ini berarti bahwa seorang pemimpin seyogyanya tidak sekedar mempengaruhi aktivitas pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan tertentu,tetapi juga berusaha mengembangkan kemampuan dan kemauan pengikutnya dalam rangka mewujudkan kemandiriannya.
Perempuan perlu dan harus memahami kebijaksanaan kepemimpinan sehingga perempuan dapat menjadi pemimpin yang tangguh, pancasilasis.
Kemampuan dan kemajuan kepemimpinan perempuan sangat dibutuhkan bagi indonesia yang sedang membangun kepemimpinan pancasila dengan pola kepemimpinan modern, yaitu berorientasi jauh ke depan, berlandaskan pola pikir ilmiah dan berpegang pada prinsif efisien dan efektif.
Seorang pemimpin pancasilais adalah pemimpin yang beretika
Terimakasih telah mengunjungi halaman ini, semoga bermanfaat kiranya menjadi bahan bacaan untuk para pembaca yang terhormat...
jika ada khilaf kata pada tulisan dan kesalah pahaman pada tulisan , mohon komentar yang bersifat memperbaiki "positif"
penulis menyadari , penulis juga manusia biasa, tempatnya khilaf dan kesalahan..
KEPEMIMPINAN
Meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisai, memotivasi prilaku pengikut untuk mencapai tujuan,
mempengaruhi mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya.
Kepemimpinan mempunyai kaitan yang erat dengan motivasi. Hal tersebut dapat dilihat dari keberhasilan seorang pemimpin dalam menggerakkan orang lain dalam mencapai tujuan yang telah di tetapkan sangat tergantung kepada kewibawaan, dan juga pimpinan itu dalam menciptakan Motivasi dalam diri setiap orang bawahan, kolega, maupun atasan pimpinan itu sendiri.
GAYA KEPEMIMPINAN
- Otokratis ; kepemimpinan seperti ini menggunakan metode pendekatan kekuasaan dalam mencapai keputusan dan pengembangan strukturnya. jadi kekuasaanlah yang sangat dominan diterapkan
- demokrasi ; ditandai dengan adanya suatu struktur yang pengembanganya menggunakan pendekatan pengambilan keputusan yang kooperatif. Di bawah Kepemimpinan demokratis cenderung bermoral tinggi dapat bekerjasama, mengutamakan mutu kerja dan dapat mengarahkan diri sendiri.
- Gaya kepemimpinan kendali bebas. Pemimpin memberikan kekuasaan penuh terhadap bawahan, struktur organisasi bersifat longgar dan pemimpin bersifat pasif.
Seorag pakar berpendapat !!! "Daniel Goleman"
- Visionary, kepemimpinan yang memiliki Visi sehingga mampu membawa staf ketujuan bersama
- Coaching, kepemimpinan yang memberikan kesempatan pengasuhan ataupun pembelajaran
- Affiliate, kepempinan yang mengedepankan keharmonisan ataupun kerja sama antar fungsi
- Democratic, kepemimpinan yang menghargai pendapat ataupun sudut pandang orang lain, sekalipun berbeda
- Pacesetting, kepemimpinan yang baru memberikan model pencapaian sehingga lebih membumi
- Commanding, kepemimpinan yang dapat bersikap tegas serta berani mengambil resiko, jika diperlukan
dalam penerapannya... ???
kepemimpinan yang baik justru tidak dihasilkan oleh satu macam tipe kepemimpinan tertentu melainkan kemampuan untuk tau "kapan" menggunakan tipe kepemimpinan yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang diperlukan.
muamarakbar11@gmail.com
Langganan:
Komentar (Atom)